Mahasiswa Informatika ITS Juara 1 Mawapres Nasional 2015

juara 1 mawapres 2015

Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Tingkat Nasional merupakan kompetisi bagi mahasiswa baik dari program sarjana maupun program diploma yang bertujuan untuk memberi penghargaan atas karya mahasiswa sekaligus untuk memberi motivasi kepada mahasiswa untuk mensinergikan antara hard skills dan soft skills. Ajang Mawapres ini diselenggarakan oleh pemerintah yang bekerja sama dengan universitas di Indonesia dan sudah berlangsung sejak tahun 2004. Sebanyak 30 mahasiswa dari seluruh Indonesia mengikuti final dari kegiatan Mawapres Tingkat Nasional, yang berlangsung di Malang pada 28 Juni – 1 Juli 2015. Beragam agenda pun telah dijadwalkan selama proses seleksi berlangsung. Tahap seleksi yang diikuti cukup berat, yaitu: karya tulis ilmiah dan presentasi, wawancara mengenai prestasi, diskusi Bahasa Inggris, dan tes kepribadian.

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya tahun ini ITS berbangga hati. Juara 1 untuk Mahasiswa Berprestasi Program Sarjana Tingkat Nasional dimenangkan oleh perwakilan ITS dari jurusan Teknik Informatika, yaitu Aditya Brahmana. Berawal dari jurusan, pria yang biasa disapa Adit ini dipilih oleh Kepala Jurusan sebagai wakil dari Teknik Informatika untuk berlaga pada ajang Mawapres ITS. Serangkaian seleksi di tingkat kampus berhasil dilalui sehingga Adit terpilih menjadi perwakilan ITS untuk melenggang pada ajang Mawapres Tingkat Nasional. Butuh perjuangan yang besar dalam mengikuti serangkaian tahap seleksi yang rumit tersebut. “Kalo dukanya banyak, cape, latihan terus, presentasi berkali-kali di depan tim dosen, karya tulis direvisi berkali-kali ngalah-ngalahin TA. Sukanya pas menang doang”, ujar Adit sambil tertawa saat ditanya mengenai suka duka mengikuti Mawapres Tingkat Nasional.

Prestasi yang Adit miliki sudah tak perlu diragukan lagi. Segudang perlombaan telah ia menangkan. Belum lama ini, ia juga kembali menuai prestasi pada kompetisi Harvard National Model United Nations (HNMUN) 2015 di Harvard University, Ameriksa Serikat pada 12-15 Februari lalu. Ia berhasil mendapat gelar “The Best Social Venture Challenge” melalui karya Wormhole, organisasi nirlaba yang bertujuan untuk membantu masyarakat miskin di desa untuk menjadi pengusaha di bidang cacing. Sebelumnya, Adit dan timnya juga memenangkan Gemastik tahun 2013 kategori embedded system dengan membawakan karya printer 3D.(om/nid)

Share